3 Tips Main Saham Untuk Pemula Profit Melejit

5 tahunan lalu saat saya baru pertama kali main saham dan tertarik dengan dunia investasi saham, stock market, dan passive income asli saya menghabiskan 1 bulan pertama untuk membaca beberapa buku tentang saham yang ditulis oleh para pemain saham kawakan yang banyak beredar di gramedia. Karena saya memang sangat obsesi dengan ‘pemahaman’ dan accelerated learning. Dan terbukti saya profit langsung dalam permainan saham pertama saya (walaupun tidak banyak). Beberapa konsep yang saya bagikan disini sangat bermanfaat bagi anda pemula yang sangat ingin tahu tentang trading saham dan bagaimana mendapatkan profit secara konsisten. Oke ini dia tips main saham yang saya sarankan.

untung-besar

Pahami Analisa Teknikal dan Fundamental

Ini adalah pondasi utama dan paling penting. Sebagai investor saham, kita tidak pernah mau membuat keputusan secara emosional dan impulsif. Karena itu menunjukkan anda tidak paham dunia saham, dan tidak punya taktik/strategi bermain saham dan akan selalu membawa kerugian bagi investasi anda. Menurut saya investor yang bermain dengan style serabutan ini tidak ada bedanya dengan gambler alias pejudi. Analisa teknikal mungkin yang paling pertama anda pelajari: seperti MACD, Moving average, volume trading, dan juga stochastic. Ini adalah indikator yang menunjukkan trend pergerakan saham. Ada tutorial lengkap tentang cara main saham yang menunjukkan anda tentang analisa fundamental juga seperti earning per share (EPS), dan price to earning ratio (PER). Secara simpel, selalu beli saham saat trendnya menunjukkan potensi positif, dan juga fundamental perusahaan berjalan dengan baik (profitable, tidak rugi melulu).

Fokus pada 1 atau 2 Saham Saja

Saya bingung kepada trader yang suka keluar masuk saham dan membeli banyak saham dengan harapan diversifikasi resiko rugi. Ini sebenarnya tidak saya sarankan karena malah membuat anda bingung memantau pergerakan 1 atau 2 saham tersebut. Malahan kalau anda cuma punya modal dibawah 100 juta, punya lebih dari 2 saham sudah terlalu berlebihan menurut saya, karena toh anda bisa untung banyak kalau persentase saham anda diatas 15%. Anda hanya butuh 1 saham saja loh. Kadang saya beli 2. Dengan menggunakan teknik ini, strategi trading saham anda akan lebih fokus kepada mencari 1 perusahaan terbaik dari ratusan perusahaan yang ada diluar sana. Anda juga secara tidak langsung dituntut untuk memilih perusahaan yang punya prospek bagus dan dalam kondisi trending yang positif. Dan satu lagi, memantaunya jauh lebih gampang.

Baca Buku Saham, Analisa di Waktu Senggang

salah satu buku favorit saya

salah satu buku favorit saya

Abraham Lincoln pernah berkata kalau saya punya 8 jam untuk menebang pohon, 7 jam saya akan saya digunakan untuk mengasah kapak. Ini adalah konsep yang penting dan dalam. Sebagai pemula kadang kita bingung dengan banyaknya istilah yang njelimet tentang saham diluar sana. Dan kadang membingungkan. Saran saya untuk mempercepat proses belajar anda, beli 5 buku tentang saham dari toko gramedia. Kalau bisa dari penulis yang sudah berpengalaman. Setelah itu anda bisa juga analisa histori pergerakan saham dengan menggunakan software chartnexus untuk melihat pola-pola yang menunjukkan apakah pergerakan saham tersebut akan naik atau turun. Saya suka membuka emiten yang terkenal seperti BMRI, BBCA dan coba pelajari histori nya dan memainkan indikator teknikal seperti moving average, dan volume trading untuk melihat kondisi trend. Lalu untuk lebih memastikan apakah sahamnya bagus apa tidak, saya pergi ke website resmi bursa efek indonesia idx.co.id untuk download laporan keuangan tahunan dari beberapa calon perusahaan yang sudah saya screening tadi.

Hasilnya…..

Sejauh ini saya konsisten profit dari bermain saham. Diatas 15% per tahun, terkadang saya malah tidak investasi saham kalau memang saya lihat trend sedang negatif karena di Indonesia investor kecil tidak bisa mengambil posisi short untuk mengambil keuntungan dari market yang bearish. Intinya tetap belajar, dan asah pemahaman anda. Semoga berguna tipsnya 😉

This entry was posted in saham. Bookmark the permalink.